Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Actors
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Memainkan peran dalam produksi panggung, televisi, radio, video, film, atau latar lain untuk hiburan, informasi, atau instruksi. Menafsirkan peran serius atau komedi melalui ucapan, gestur, dan gerakan tubuh untuk menghibur atau memberi informasi kepada penonton. Dapat menari dan bernyanyi.
Berkolaborasi dengan aktor lain sebagai bagian dari suatu kelompok.
Menggambarkan dan menafsirkan peran, menggunakan ucapan, isyarat, dan gerakan tubuh, untuk menghibur, memberi informasi, atau memberi instruksi kepada pemirsa radio, film, televisi, atau pemirsa langsung.
Bekerjasamalah erat dengan sutradara, aktor lain, dan penulis naskah untuk menemukan penafsiran yang paling sesuai dengan perannya.
Melakukan interpretasi yang lucu dan serius terhadap emosi, tindakan, dan situasi, menggunakan gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan gestur.
Pelajari dan latih peran dari naskah untuk menafsirkan, mempelajari, dan menghafal dialog, aksi, dan isyarat seperti yang diarahkan.
Activities
Aktivitas
Membangun dan Memelihara Hubungan Interpersonal — Mengembangkan hubungan kerja yang konstruktif dan kooperatif dengan orang lain, dan memeliharanya dari waktu ke waktu.
Berpikir Kreatif — Mengembangkan, merancang, atau menciptakan aplikasi, ide, hubungan, sistem, atau produk baru, termasuk kontribusi artistik.
Tampil untuk atau Bekerja Langsung dengan Publik — Tampil untuk orang lain atau berinteraksi langsung dengan publik. Ini termasuk melayani pelanggan di restoran dan toko, serta menerima klien atau tamu.
Melakukan Aktivitas Fisik Umum — Melakukan aktivitas fisik umum meliputi melakukan aktivitas yang memerlukan penggunaan lengan dan kaki secara signifikan serta menggerakkan seluruh tubuh, seperti memanjat, mengangkat, menjaga keseimbangan, berjalan, membungkuk, dan menangani material.
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan — Memberikan informasi kepada atasan, rekan kerja, dan bawahan melalui telepon, dalam bentuk tertulis, email, atau secara langsung.
Skills
Keterampilan
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Kepekaan Sosial — Menyadari reaksi orang lain dan memahami mengapa mereka bereaksi seperti itu.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak surat elektronik — Perangkat lunak email; Microsoft Outlook
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Perangkat lunak konferensi video — Zoom
Perangkat lunak pembuatan dan pengeditan video — Apple Final Cut Pro; Perangkat lunak penangkapan gerak; TikTok; YouTube
Perangkat lunak pembuatan dan pengeditan halaman web — Facebook Teknologi panas; Instagram; LinkedIn; Perangkat lunak pengembangan situs web
Abilities
Kemampuan
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Menghafal — Kemampuan untuk mengingat informasi seperti kata-kata, angka, gambar, dan prosedur.
Kejelasan Bicara — Kemampuan berbicara dengan jelas sehingga orang lain dapat memahami Anda.
Pemahaman Tertulis — Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disajikan dalam tulisan.
Knowledge
Pengetahuan
Seni Rupa — Pengetahuan tentang teori dan teknik yang dibutuhkan untuk menggubah, memproduksi, dan menampilkan karya musik, tari, seni visual, drama, dan patung.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Komunikasi dan Media — Pengetahuan tentang teknik dan metode produksi, komunikasi, dan penyebaran media. Ini mencakup cara-cara alternatif untuk menginformasikan dan menghibur melalui media tertulis, lisan, dan visual.
Sosiologi dan Antropologi — Pengetahuan tentang perilaku dan dinamika kelompok, tren dan pengaruh masyarakat, migrasi manusia, etnis, budaya, serta sejarah dan asal-usulnya.
Psikologi — Pengetahuan tentang perilaku dan kinerja manusia; perbedaan individu dalam kemampuan, kepribadian, dan minat; pembelajaran dan motivasi; metode penelitian psikologis; dan penilaian serta pengobatan gangguan perilaku dan afektif.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat ditempuh melalui SMK Seni Pertunjukan, SMK Seni Teater, atau SMK Film dan Televisi yang memberikan dasar akting, olah vokal, olah tubuh, dan pemahaman produksi pertunjukan; lulusan SMA juga dapat memasuki profesi ini melalui kursus akting, sanggar teater, komunitas film, dan pengalaman praktik panggung atau layar.
S1 = Tidak wajib, namun lulusan S1 Seni Teater, S1 Seni Pertunjukan, S1 Film dan Televisi, atau S1 Pendidikan Seni Drama memiliki kompetensi lebih mendalam dalam teknik akting, penyutradaraan, dramaturgi, serta pengembangan karakter dan portofolio profesional.
S2 = Tidak diperlukan untuk praktik akting, tetapi jenjang Magister Seni (M.Sn) atau Magister Seni Pertunjukan dapat ditempuh oleh individu yang ingin memperdalam kajian seni peran, riset pertunjukan, atau berkarier sebagai pendidik dan pengembang seni teater dan film.
S3 = Tidak relevan untuk praktik profesional sebagai aktor, namun jenjang Doktor Seni atau Doktor Seni Pertunjukan dapat ditempuh oleh mereka yang ingin berkarier sebagai akademisi, peneliti, atau pakar pengembangan teori dan praktik seni peran.
Interest
Minat
Artistik — Pekerjaan meliputi penciptaan karya seni visual orisinal, pertunjukan, karya tulis, makanan, atau musik untuk berbagai media, atau penerapan prinsip-prinsip artistik pada desain berbagai objek dan material. Pekerjaan artistik sering dikaitkan dengan seni visual, seni terapan dan desain, seni pertunjukan, musik, penulisan kreatif, media, atau seni kuliner.
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Wirausaha — Pekerjaan melibatkan pengelolaan, negosiasi, pemasaran, atau penjualan, biasanya di lingkungan bisnis, atau memimpin atau memberi nasihat kepada orang-orang dalam situasi politik dan hukum. Pekerjaan yang berjiwa wirausaha sering dikaitkan dengan inisiatif bisnis, penjualan, pemasaran/periklanan, keuangan, manajemen/administrasi, konsultasi profesional, berbicara di depan umum, politik, atau hukum.
Work Ethic
Etos Kerja
Discipline — (Disiplin) Aktor harus disiplin dalam latihan, hafalan naskah, dan waktu syuting atau pementasan.
Confidence (Percaya Diri) — Percaya diri penting untuk tampil di depan kamera atau penonton.
Creativity (Kreativitas) — Aktor perlu mengembangkan karakter dan mengekspresikan peran secara menarik.
Hard Work (Kerja Keras) — Latihan berulang dan proses panjang diperlukan untuk menghasilkan akting yang baik.
Responsibility (Tanggung Jawab) — Aktor bertanggung jawab menyelesaikan perannya sesuai arahan sutradara.
Teamwork (Kerja Sama) — Aktor harus bekerja sama dengan sutradara, kru, dan aktor lain.
Adaptability (Kemampuan Beradaptasi) — Mampu menyesuaikan diri dengan peran, karakter, lokasi, dan kondisi kerja.
Emotional Control (Pengendalian Emosi) — Aktor harus mampu mengelola emosi agar sesuai dengan karakter yang diperankan.
Work Style
Gaya Kerja
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.
Kegigihan — Pekerjaan menuntut kegigihan dalam menghadapi rintangan.
Kemampuan beradaptasi/fleksibilitas — Pekerjaan menuntut keterbukaan terhadap perubahan (positif atau negatif) dan variasi yang cukup besar di tempat kerja.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Inisiatif — Pekerjaan menuntut kemauan untuk mengambil tanggung jawab dan tantangan.