Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Ambulance Drivers and Attendants
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Mengemudikan ambulans atau membantu pengemudi ambulans mengangkut orang sakit, cedera, atau yang sedang dalam masa pemulihan. Membantu mengangkat pasien.
Buang dan ganti kain atau peralatan yang kotor untuk menjaga kondisi sanitasi.
Mengemudikan ambulans atau membantu pengemudi ambulans dalam mengangkut orang yang sakit, terluka, atau dalam masa pemulihan.
Laporkan fakta mengenai kecelakaan atau keadaan darurat kepada petugas rumah sakit atau pejabat penegak hukum.
Tempatkan pasien di tandu, dan masukkan tandu ke dalam ambulans, biasanya dengan bantuan petugas lainnya.
Menemani dan membantu teknisi medis darurat saat melakukan panggilan.
Activities
Aktivitas
Membantu dan Merawat Orang Lain — Memberikan bantuan pribadi, perhatian medis, dukungan emosional, atau perawatan pribadi lainnya kepada orang lain seperti rekan kerja, pelanggan, atau pasien.
Mengoperasikan Kendaraan, Peralatan Mekanik, atau Perlengkapan — Menjalankan, mengendalikan, menavigasi, atau mengemudikan kendaraan atau perlengkapan mekanik, seperti forklift, kendaraan penumpang, pesawat terbang, atau perahu.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Mendokumentasikan/Merekam Informasi — Memasukkan, menyalin, merekam, menyimpan, atau memelihara informasi dalam bentuk tertulis atau elektronik/magnetik.
Tampil untuk atau Bekerja Langsung dengan Publik — Tampil untuk orang lain atau berinteraksi langsung dengan publik. Ini termasuk melayani pelanggan di restoran dan toko, serta menerima klien atau tamu.
Skills
Keterampilan
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Orientasi Pelayanan — Secara aktif mencari cara untuk membantu orang lain.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Pembelajaran Aktif — Memahami implikasi informasi baru untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan saat ini dan masa depan.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak surat elektronik — Microsoft Outlook
Perangkat lunak meja bantuan atau pusat panggilan — Perangkat lunak pengiriman berbantuan komputer
Perangkat lunak pembuatan peta — Perangkat lunak pemetaan
Perangkat lunak rangkaian perkantoran — Perangkat lunak Microsoft Office
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Abilities
Kemampuan
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Sensitivitas Masalah — Kemampuan untuk menyadari ketika ada sesuatu yang salah atau kemungkinan akan salah. Hal ini tidak melibatkan penyelesaian masalah, melainkan hanya pengakuan bahwa ada masalah.
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Penglihatan Dekat — Kemampuan untuk melihat detail dari jarak dekat (dalam jarak beberapa kaki dari pengamat).
Knowledge
Pengetahuan
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Keamanan dan Keselamatan Publik — Pengetahuan tentang peralatan, kebijakan, prosedur, dan strategi yang relevan untuk mempromosikan operasi keamanan lokal, negara bagian, atau nasional yang efektif untuk melindungi orang, data, properti, dan lembaga.
Administrasi dan Manajemen — Pengetahuan tentang prinsip-prinsip bisnis dan manajemen yang terlibat dalam perencanaan strategis, alokasi sumber daya, pemodelan sumber daya manusia, teknik kepemimpinan, metode produksi, dan koordinasi orang dan sumber daya.
Hukum dan Pemerintahan — Pengetahuan tentang hukum, kode hukum, prosedur pengadilan, preseden, peraturan pemerintah, perintah eksekutif, aturan lembaga, dan proses politik demokratis.
Education
Pendidikan
SMK/SMA — Lulusan SMA/SMK semua jurusan dapat menjadi pengemudi atau petugas ambulans, dengan syarat wajib mengikuti pelatihan dasar keselamatan & pertolongan pertama. (Belum dapat bertugas secara profesional tanpa pelatihan tambahan.)
Sertifikasi Dasar — Untuk bekerja sebagai pengemudi atau petugas ambulans, diperlukan pelatihan: SIM A Umum atau SIM A dengan kemampuan mengemudi kendaraan khusus, Pelatihan Pertolongan Pertama (First Aid), Pelatihan Basic Life Support (BLS) dari PMI, Kemenkes, atau lembaga resmi.
D3/D4/S1 (Bidang Kesehatan – untuk Attendants/Paramedis) — Untuk menjadi attendant yang menangani kondisi medis pasien, pendidikan yang paling sesuai: D3 Keperawatan; D3 Kebidanan; D3/S1 Keperawatan Gawat Darurat; D3 Kesehatan Lingkungan. Setelah itu, wajib mengikuti pelatihan Emergency Medical Technician (EMT) atau pelatihan kegawatdaruratan lainnya.
Sertifikasi Profesi (Wajib bagi Attendants/EMT) – Sertifikasi yang umum di Indonesia: EMT-1 / EMT-2; PPGD (Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat); BTCLS (Basic Trauma & Cardiac Life Support). Sertifikasi ini memberi kewenangan menangani pasien gawat darurat di ambulans.
Interest
Minat
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Work Ethic
Etos Kerja
Tanggung jawab terhadap keselamatan pasien — Setiap tindakan harus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien selama perjalanan.
Kepedulian dan empati — Profesi ini menuntut rasa peduli, empati, dan sikap humanis terhadap pasien dan keluarga.
Ketahanan terhadap tekanan dan situasi darurat — Ambulance drivers dan attendants harus tetap tenang dan sigap dalam kondisi darurat dan mendesak.
Disiplin dan kepatuhan pada prosedur medis — Semua tindakan harus sesuai dengan standar keselamatan dan prosedur kesehatan.
Kemampuan mengambil keputusan cepat — Dalam situasi kritis, keputusan harus diambil dengan cepat dan tepat untuk menyelamatkan nyawa.
Kerja sama tim yang baik — Profesi ini bekerja erat dengan tenaga medis lain seperti perawat, dokter, dan petugas rumah sakit.
Keterampilan komunikasi yang baik — Komunikasi yang jelas diperlukan saat berkoordinasi dengan tim medis dan menenangkan pasien.
Kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara — Pengemudi ambulans harus mengemudi dengan aman meskipun dalam kondisi darurat.
Etika dan profesionalisme — Menjaga kerahasiaan pasien serta bersikap sopan dan profesional dalam setiap situasi.
Kesiapan fisik dan mental — Profesi ini menuntut kondisi fisik yang prima dan mental yang kuat untuk bekerja dalam jadwal yang tidak menentu.
Work Style
Gaya Kerja
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Kepedulian terhadap Orang Lain — Pekerjaan menuntut kepekaan terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain serta bersikap pengertian dan suka menolong dalam pekerjaan.
Pengendalian Diri — Pekerjaan ini mengharuskan kita untuk tetap tenang, mengendalikan emosi, mengendalikan amarah, dan menghindari perilaku agresif, bahkan dalam situasi yang sangat sulit.
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.