Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Anesthesiologists
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Memberikan anestesi dan analgesik untuk manajemen nyeri sebelum, selama, atau setelah operasi.
Pantau pasien sebelum, selama, dan setelah anestesi serta tangkal reaksi atau komplikasi yang merugikan.
Catat jenis dan jumlah anestesi serta kondisi pasien selama prosedur.
Menyediakan dan memelihara dukungan hidup dan manajemen jalan napas serta membantu mempersiapkan pasien untuk operasi darurat.
Memberikan anestesi atau sedasi selama prosedur medis, menggunakan metode lokal, intravena, spinal, atau kaudal.
Periksa pasien, dapatkan riwayat medis, dan gunakan tes diagnostik untuk menentukan risiko selama prosedur bedah, kebidanan, dan prosedur medis lainnya.
Activities
Aktivitas
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah — Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
Membantu dan Merawat Orang Lain — Memberikan bantuan pribadi, perhatian medis, dukungan emosional, atau perawatan pribadi lainnya kepada orang lain seperti rekan kerja, pelanggan, atau pasien.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan — Tetap mengikuti perkembangan teknis dan menerapkan pengetahuan baru pada pekerjaan Anda.
Mengevaluasi Informasi untuk Menentukan Kepatuhan terhadap Standar — Menggunakan informasi yang relevan dan penilaian individu untuk menentukan apakah peristiwa atau proses mematuhi hukum, peraturan, atau standar.
Skills
Keterampilan
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Penilaian dan Pengambilan Keputusan — Mempertimbangkan biaya dan manfaat relatif dari tindakan potensial untuk memilih tindakan yang paling tepat.
Pemantauan — Memantau/Menilai kinerja diri sendiri, individu lain, atau organisasi untuk membuat perbaikan atau mengambil tindakan perbaikan.
Pemecahan Masalah yang Kompleks — Mengidentifikasi masalah yang kompleks dan meninjau informasi terkait untuk mengembangkan dan mengevaluasi pilihan serta menerapkan solusi.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak surat elektronik — Microsoft Outlook
Perangkat lunak medis — EDImis Anesthesia Manager; Perangkat lunak rekam medis elektronik EMR; Epic Systems; perangkat lunak MEDITECH
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Perangkat lunak pengolah kata — Microsoft Word
Abilities
Kemampuan
Sensitivitas Masalah — Kemampuan untuk menyadari ketika ada sesuatu yang salah atau kemungkinan akan salah. Hal ini tidak melibatkan penyelesaian masalah, melainkan hanya pengakuan bahwa ada masalah.
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Penalaran Induktif — Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan di antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
Pemahaman Tertulis — Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disajikan dalam tulisan.
Knowledge
Pengetahuan
Kedokteran dan Kedokteran Gigi — Pengetahuan tentang informasi dan teknik yang dibutuhkan untuk mendiagnosis dan mengobati cedera, penyakit, dan deformitas manusia. Ini mencakup gejala, alternatif pengobatan, sifat dan interaksi obat, serta tindakan pencegahan kesehatan.
Biologi — Pengetahuan tentang organisme tumbuhan dan hewan, jaringan, sel, fungsi, saling ketergantungan, dan interaksi satu sama lain dan lingkungan.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Kimia — Pengetahuan tentang komposisi, struktur, dan sifat kimia suatu zat, serta proses dan transformasi kimia yang dialaminya. Ini mencakup penggunaan bahan kimia dan interaksinya, tanda-tanda bahaya, teknik produksi, dan metode pembuangan.
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Education
Pendidikan
SMK/SMA — Lulusan SMA IPA dapat melanjutkan ke pendidikan kedokteran sebagai langkah awal menjadi dokter anestesi. (Belum dapat bekerja di bidang medis profesional.)
S1 Kedokteran + Profesi Dokter (Co-ass) — Menempuh S1 Kedokteran (pre-clinical) lalu Profesi Dokter (koas). Setelah lulus → memperoleh gelar dr. Tahap ini wajib sebelum bisa masuk spesialisasi.
Internsip + STR Dokter — Setelah menjadi dokter, mengikuti Program Internsip 1 tahun. Lulus → mendapatkan STR Dokter, syarat untuk praktik dan melanjutkan ke pendidikan spesialis.
Pendidikan Spesialis Anestesi (PPDS Anestesiologi & Terapi Intensif) — Setelah memiliki STR Dokter, dapat mengikuti PPDS di FK universitas terakreditasi. Lama pendidikan ± 4 tahun. Lulus → bergelar Sp.An (Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif).
Subspesialis (Opsional) — Dapat melanjutkan ke subspesialis, misalnya: Konsultan Anestesi Kardiak; Konsultan Nyeri; Konsultan ICU / Kritis.
S2/S3 (Opsional) — Untuk karier akademik atau penelitian: S2 Ilmu Biomedik / Kesehatan; S3 Ilmu Kedokteran / Penelitian Klinis.
Interest
Minat
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Work Ethic
Etos Kerja
Tanggung jawab terhadap keselamatan pasien — Menjaga kondisi pasien tetap aman dan stabil sebelum, selama, dan setelah tindakan medis.
Tangguh menghadapi tekanan dan situasi darurat — Tetap tenang dan sigap saat terjadi kondisi kritis di ruang operasi.
Ketelitian dan kecermatan tinggi — Memastikan dosis obat dan pemantauan kondisi pasien dilakukan secara tepat.
Kemampuan mengambil keputusan cepat dan tepat — Menentukan tindakan medis terbaik dalam waktu singkat demi keselamatan pasien.
Kerja sama dan komunikasi yang baik — Berkoordinasi dengan dokter bedah dan tim medis agar tindakan berjalan lancar.
Profesionalisme dan etika kerja — Menjunjung etika kedokteran serta terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
Work Style
Gaya Kerja
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Prestasi/Usaha — Pekerjaan memerlukan penetapan dan pemeliharaan tujuan pencapaian yang menantang secara pribadi serta mengerahkan usaha untuk menguasai tugas.
Toleransi Stres — Pekerjaan mengharuskan menerima kritik dan menangani situasi stres tinggi dengan tenang dan efektif.