Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Anthropologists and Archeologists
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Mempelajari asal-usul, perkembangan, dan perilaku manusia. Dapat mempelajari cara hidup, bahasa, atau karakteristik fisik manusia di berbagai belahan dunia. Dapat terlibat dalam pemulihan dan pemeriksaan sistematis bukti-bukti material, seperti peralatan atau tembikar yang tersisa dari budaya manusia masa lalu, untuk menentukan sejarah, adat istiadat, dan kebiasaan hidup peradaban sebelumnya.
Kumpulkan informasi dan buat penilaian melalui observasi, wawancara, dan peninjauan dokumen.
Mengajar atau membimbing mahasiswa sarjana dan pascasarjana di bidang antropologi atau arkeologi.
Menulis dan menyajikan temuan penelitian untuk berbagai khalayak umum dan khusus.
Merencanakan dan mengarahkan penelitian untuk mengkarakterisasi dan membandingkan lembaga ekonomi, demografi, perawatan kesehatan, sosial, politik, bahasa, dan agama dari kelompok budaya, komunitas, dan organisasi yang berbeda.
Membuat catatan data untuk digunakan dalam mendeskripsikan dan menganalisis pola dan proses sosial, menggunakan fotografi, videografi, dan rekaman audio.
Activities
Aktivitas
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Menafsirkan Arti Informasi bagi Orang Lain — Menerjemahkan atau menjelaskan apa arti informasi dan bagaimana informasi dapat digunakan.
Mendokumentasikan/Merekam Informasi — Memasukkan, menyalin, merekam, menyimpan, atau memelihara informasi dalam bentuk tertulis atau elektronik/magnetik.
Menganalisis Data atau Informasi — Mengidentifikasi prinsip, alasan, atau fakta yang mendasari informasi dengan memecah informasi atau data menjadi bagian-bagian terpisah.
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan — Tetap mengikuti perkembangan teknis dan menerapkan pengetahuan baru pada pekerjaan Anda.
Skills
Keterampilan
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Menulis — Berkomunikasi secara efektif dalam tulisan sesuai dengan kebutuhan audiens.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak analitis atau ilmiah — IBM SPSS Statistics; SAS; The MathWorks MATLAB Teknologi panas; Wolfram Research Mathematica
Antarmuka pengguna basis data dan perangkat lunak kueri — Sistem Informasi Manajemen Situs Arkeologi ASMIS; Perangkat lunak silsilah; Microsoft Access; Bahasa kueri terstruktur SQL
Sistem informasi geografis — Perangkat lunak ESRI ArcGIS; ESRI ArcInfo; Perangkat lunak GIS sistem informasi geografis; Sistem GIS sistem informasi geografisDalam Permintaan
Perangkat lunak grafik atau pencitraan foto — Adobe Illustrator; Adobe Photoshop; GE Healthcare ImageQuant TL; Perangkat lunak grafik
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Abilities
Kemampuan
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Pemahaman Tertulis — Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disajikan dalam tulisan.
Ekspresi Tertulis — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide secara tertulis sehingga orang lain dapat memahaminya.
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Knowledge
Pengetahuan
Sosiologi dan Antropologi — Pengetahuan tentang perilaku dan dinamika kelompok, tren dan pengaruh masyarakat, migrasi manusia, etnis, budaya, serta sejarah dan asal-usulnya.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Sejarah dan Arkeologi — Pengetahuan tentang peristiwa sejarah dan penyebabnya, indikatornya, serta pengaruhnya terhadap peradaban dan budaya.
Bahasa Asing — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa asing (non-Inggris) termasuk arti dan ejaan kata, aturan komposisi dan tata bahasa, dan pengucapan.
Pendidikan dan Pelatihan — Pengetahuan tentang prinsip dan metode untuk desain kurikulum dan pelatihan, pengajaran dan instruksi untuk individu dan kelompok, dan pengukuran efek pelatihan.
Education
Pendidikan
SMK/SMA =Dapat berasal dari SMA jurusan IPS dengan penekanan pada sejarah, sosiologi, dan geografi sebagai bekal awal pemahaman ilmu sosial dan budaya; lulusan SMA IPA juga dapat melanjutkan ke bidang ini dengan minat pada penelitian dan kajian manusia serta kebudayaan.
S1 = Umumnya menempuh S1 Antropologi, S1 Arkeologi, atau S1 Sejarah dengan konsentrasi arkeologi, yang mempelajari kebudayaan manusia, masyarakat, metode penelitian sosial, ekskavasi arkeologi, analisis artefak, serta pelestarian warisan budaya.
S2 = Tidak wajib, namun sangat dianjurkan bagi pengembangan profesional melalui Magister Antropologi, Magister Arkeologi, atau Magister Kajian Budaya, yang memperdalam riset, analisis teori, dan metodologi penelitian lanjutan.
S3 = Tidak diperlukan untuk pekerjaan lapangan dasar, tetapi jenjang Doktor Antropologi, Doktor Arkeologi, atau Doktor Humaniora relevan bagi individu yang ingin berkarier sebagai akademisi, peneliti, atau pakar pengembangan ilmu dan pelestarian budaya.
Interest
Minat
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Work Ethic
Etos Kerja
Rasa ingin tahu dan minat pada budaya serta sejarah manusia — Mendorong peneliti untuk memahami kehidupan manusia masa lalu dan masa kini secara mendalam.
Ketelitian dan kecermatan dalam penelitian — Setiap data, artefak, dan temuan harus dicatat dan dianalisis dengan teliti agar tidak menimbulkan kesalahan.
Kesabaran dan ketekunan — Proses penelitian lapangan dan analisis sering memerlukan waktu lama dan hasilnya tidak instan.
Sikap objektif dan ilmiah — Menarik kesimpulan berdasarkan bukti dan data, bukan pendapat pribadi.
Kemampuan bekerja di lapangan dan dalam tim Siap bekerja di berbagai kondisi lingkungan serta berkolaborasi dengan peneliti dan masyarakat setempat.
Etika dan tanggung jawab terhadap warisan budaya — Menjaga, melestarikan, dan menghormati peninggalan budaya serta nilai-nilai masyarakat yang diteliti.
Work Style
Gaya Kerja
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Berpikir Analitis — Pekerjaan mengharuskan menganalisis informasi dan menggunakan logika untuk mengatasi isu dan masalah terkait pekerjaan.
Kegigihan — Pekerjaan menuntut kegigihan dalam menghadapi rintangan.
Kemampuan beradaptasi/fleksibilitas — Pekerjaan menuntut keterbukaan terhadap perubahan (positif atau negatif) dan variasi yang cukup besar di tempat kerja.