Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Architects
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Merencanakan dan merancang struktur, seperti rumah pribadi, gedung perkantoran, teater, pabrik, dan properti struktural lainnya.
Mengembangkan rencana konstruksi akhir yang mencakup representasi estetika struktur atau detail konstruksinya.
Menyiapkan gambar skala atau desain arsitektur, menggunakan desain berbantuan komputer atau alat lainnya.
Siapkan informasi mengenai desain, spesifikasi struktur, bahan, warna, peralatan, perkiraan biaya, atau waktu konstruksi.
Berkonsultasi dengan klien untuk menentukan persyaratan fungsional atau spasial struktur.
Bertemu dengan klien untuk meninjau atau mendiskusikan gambar arsitektur.
Activities
Aktivitas
Bekerja dengan Komputer — Menggunakan komputer dan sistem komputer (termasuk perangkat keras dan perangkat lunak) untuk memprogram, menulis perangkat lunak, mengatur fungsi, memasukkan data, atau memproses informasi.
Perancangan, Penataan, dan Spesifikasi Perangkat Teknis, Komponen, dan Peralatan — Menyediakan dokumentasi, instruksi terperinci, gambar, atau spesifikasi untuk memberi tahu orang lain tentang bagaimana perangkat, komponen, peralatan, atau struktur akan dibuat, dibangun, dirakit, dimodifikasi, dirawat, atau digunakan.
Berpikir Kreatif — Mengembangkan, merancang, atau menciptakan aplikasi, ide, hubungan, sistem, atau produk baru, termasuk kontribusi artistik.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah — Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
Skills
Keterampilan
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Analisis Operasi — Menganalisis kebutuhan dan persyaratan produk untuk membuat desain.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak CAD desain berbantuan komputer — Autodesk AutoCAD Civil 3D; Autodesk Reviti; Bentley MicroStation; Trimble SketchUp Pro
Perangkat lunak sistem manajemen basis data — Apache Cassandra; Apache Hive; MongoDB; NoSQL
Antarmuka pengguna basis data dan perangkat lunak kueri — Amazon Elastic Compute Cloud EC2; Amazon Redshift; perangkat lunak Amazon Web Services AWS; Microsoft SQL Server
Pekerjaan terkait
Perangkat lunak grafis atau pencitraan foto — perangkat lunak Adobe Creative Cloud; Adobe Illustrator; Adobe Photoshop ; McNeel Rhinoceros 3DDalam Permintaan
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Abilities
Kemampuan
Visualisasi — Kemampuan untuk membayangkan bagaimana sesuatu akan terlihat setelah dipindahkan atau ketika bagian-bagiannya dipindahkan atau disusun ulang.
Fleksibilitas Kategori — Kemampuan untuk membuat atau menggunakan serangkaian aturan yang berbeda untuk menggabungkan atau mengelompokkan berbagai hal dengan cara yang berbeda.
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Kelancaran Gagasan — Kemampuan untuk memunculkan sejumlah gagasan mengenai suatu topik (yang penting adalah jumlah gagasan, bukan mutu, kebenaran, atau kreativitasnya).
Penalaran Induktif — Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan di antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
Knowledge
Pengetahuan
Desain — Pengetahuan tentang teknik, alat, dan prinsip desain yang terlibat dalam produksi rencana teknis presisi, cetak biru, gambar, dan model.
Bangunan dan Konstruksi — Pengetahuan tentang bahan, metode, dan peralatan yang digunakan dalam konstruksi atau perbaikan rumah, bangunan, atau struktur lain seperti jalan raya dan jalan raya.
Keamanan dan Keselamatan Publik — Pengetahuan tentang peralatan, kebijakan, prosedur, dan strategi yang relevan untuk mempromosikan operasi keamanan lokal, negara bagian, atau nasional yang efektif untuk melindungi orang, data, properti, dan lembaga.
Rekayasa dan Teknologi — Pengetahuan tentang penerapan praktis ilmu pengetahuan dan teknologi rekayasa. Ini mencakup penerapan prinsip, teknik, prosedur, dan peralatan untuk merancang dan memproduksi berbagai barang dan jasa.
Komputer dan Elektronik — Pengetahuan tentang papan sirkuit, prosesor, chip, peralatan elektronik, dan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, termasuk aplikasi dan pemrograman.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat berasal dari SMA jurusan IPA atau SMK Teknik Bangunan, SMK Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), yang memberikan dasar menggambar teknik, pemahaman konstruksi, serta matematika dan fisika sebagai bekal awal menuju pendidikan arsitektur.
S1 = Wajib menempuh S1 Arsitektur untuk memperoleh gelar Sarjana Arsitektur (S.Ars), dengan pembelajaran mencakup perancangan bangunan, struktur dasar, utilitas, sejarah dan teori arsitektur, teknologi bangunan, serta studio perancangan.
S2 = Wajib menempuh Program Profesi Arsitek (PPAr) atau Magister Arsitektur yang terintegrasi dengan pendidikan profesi, sebagai syarat memperoleh Sertifikat Kompetensi Arsitek dan Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) agar dapat berpraktik secara legal di Indonesia.
S3 = Tidak menjadi syarat praktik profesi arsitek, namun jenjang Doktor Arsitektur relevan bagi individu yang ingin berkarier sebagai akademisi, peneliti, atau pakar pengembangan teori dan kebijakan arsitektur serta pembangunan berkelanjutan.
Interest
Minat
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Artistik — Pekerjaan meliputi penciptaan karya seni visual orisinal, pertunjukan, karya tulis, makanan, atau musik untuk berbagai media, atau penerapan prinsip-prinsip artistik pada desain berbagai objek dan material. Pekerjaan artistik sering dikaitkan dengan seni visual, seni terapan dan desain, seni pertunjukan, musik, penulisan kreatif, media, atau seni kuliner.
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Work Ethic
Etos Kerja
Kreativitas dan inovasi — Mampu merancang bangunan yang estetis, fungsional, dan sesuai kebutuhan pengguna.
Ketelitian dan kecermatan — Setiap detail desain harus akurat agar bangunan aman dan sesuai perencanaan.
Tanggung jawab dan profesionalisme — Bertanggung jawab terhadap kualitas desain serta dampaknya bagi pengguna dan lingkungan.
Kemampuan komunikasi yang baik — Menjelaskan ide desain kepada klien dan berkoordinasi dengan insinyur serta kontraktor.
Kemampuan memecahkan masalah — Menemukan solusi desain ketika menghadapi keterbatasan lahan, anggaran, atau aturan bangunan.
Kesadaran terhadap lingkungan dan keselamatan — Merancang bangunan yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Work Style
Gaya Kerja
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Berpikir Analitis — Pekerjaan mengharuskan menganalisis informasi dan menggunakan logika untuk mengatasi isu dan masalah terkait pekerjaan.
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Inisiatif — Pekerjaan menuntut kemauan untuk mengambil tanggung jawab dan tantangan.