Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Baristas
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Menyiapkan atau menyajikan kopi spesial atau minuman lainnya. Menyajikan makanan seperti kue kering atau roti lapis kepada pelanggan.
Menerima dan memproses pembayaran pelanggan.
Menyiapkan atau menyajikan minuman panas atau dingin, seperti kopi, minuman espresso, kopi campur, atau teh.
Menerima pesanan pelanggan dan menyampaikannya kepada karyawan lain untuk dipersiapkan.
Bersihkan atau sanitasi area kerja, perkakas, atau peralatan.
Jelaskan item menu kepada pelanggan, atau sarankan produk yang mungkin menarik bagi mereka.
Activities
Aktivitas
Tampil untuk atau Bekerja Langsung dengan Publik — Tampil untuk orang lain atau berinteraksi langsung dengan publik. Ini termasuk melayani pelanggan di restoran dan toko, serta menerima klien atau tamu.
Mengendalikan Mesin dan Proses — Menggunakan mekanisme kontrol atau aktivitas fisik langsung untuk mengoperasikan mesin atau proses (tidak termasuk komputer atau kendaraan).
Membangun dan Memelihara Hubungan Interpersonal — Mengembangkan hubungan kerja yang konstruktif dan kooperatif dengan orang lain, dan memeliharanya dari waktu ke waktu.
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan — Memberikan informasi kepada atasan, rekan kerja, dan bawahan melalui telepon, dalam bentuk tertulis, email, atau secara langsung.
Menangani dan Memindahkan Objek — Menggunakan tangan dan lengan dalam menangani, memasang, memposisikan, dan memindahkan material, serta memanipulasi benda.
Skills
Keterampilan
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Orientasi Pelayanan — Secara aktif mencari cara untuk membantu orang lain.
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Kepekaan Sosial — Menyadari reaksi orang lain dan memahami mengapa mereka bereaksi seperti itu.
Koordinasi — Menyesuaikan tindakan dalam hubungannya dengan tindakan orang lain.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak akuntansi
Perangkat lunak rangkaian perkantoran — Perangkat lunak Microsoft Office
Perangkat lunak POS titik penjualan
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Perangkat lunak pengolah kata — Microsoft Word
Abilities
Kemampuan
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Kejelasan Bicara — Kemampuan berbicara dengan jelas sehingga orang lain dapat memahami Anda.
Pengenalan Ucapan — Kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami ucapan orang lain.
Penglihatan Dekat — Kemampuan untuk melihat detail dari jarak dekat (dalam jarak beberapa kaki dari pengamat).
Knowledge
Pengetahuan
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Penjualan dan Pemasaran — Pengetahuan tentang prinsip dan metode untuk menampilkan, mempromosikan, dan menjual produk atau layanan. Ini mencakup strategi dan taktik pemasaran, demonstrasi produk, teknik penjualan, dan sistem kendali penjualan.
Education
Pendidikan
SMK/SMA — Lulusan SMK Tata Boga merupakan jalur pendidikan yang paling relevan karena memberikan dasar pengetahuan tentang pengolahan makanan dan minuman. Lulusan SMA juga dapat memasuki profesi ini melalui pelatihan atau kursus khusus, seperti pelatihan barista, kopi spesialti, atau pengolahan biji kopi.
Pendidikan Tinggi (S1) — Jenjang S1 tidak merupakan persyaratan wajib untuk menjadi barista. Namun, bagi individu yang ingin mengembangkan karier di bidang manajemen kafe atau industri minuman, program seperti S1 Tata Boga, S1 Manajemen Perhotelian, atau S1 Pariwisata dapat menjadi pilihan yang relevan.
Pascasarjana (S2 dan S3) — Pendidikan S2 maupun S3 tidak diperlukan untuk profesi barista. Jenjang ini lebih sesuai bagi individu yang ingin berkarier dalam penelitian, pendidikan, atau manajemen industri kuliner dan perhotelan tingkat lanjut.
Interest
Minat
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Work Ethic
Etos Kerja
Ketelitian dalam Menyiapkan Minuman — Memperhatikan takaran kopi, suhu air, waktu ekstraksi, serta teknik brewing untuk menghasilkan rasa yang konsisten.
Kebersihan dan Kerapian — Menjaga area bar tetap bersih, higienis, serta merawat alat seperti grinder, espresso machine, dan pitcher.
Pelayanan Pelanggan yang Ramah — Menyapa dengan sopan, mendengarkan pesanan dengan jelas, dan menciptakan pengalaman yang menyenangkan.
Kemampuan Multitasking — Mengelola banyak pesanan sekaligus sambil tetap mempertahankan kualitas.
Pemahaman Mendalam Tentang Kopi — Mengerti jenis biji kopi, proses roasting, grind size, hingga teknik penyajian untuk memberikan penjelasan yang akurat kepada pelanggan.
Work Style
Gaya Kerja
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Pengendalian Diri — Pekerjaan ini mengharuskan kita untuk tetap tenang, mengendalikan emosi, mengendalikan amarah, dan menghindari perilaku agresif, bahkan dalam situasi yang sangat sulit.
Toleransi Stres — Pekerjaan mengharuskan menerima kritik dan menangani situasi stres tinggi dengan tenang dan efektif.
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.