Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Civil Engineers
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Melaksanakan tugas-tugas teknik dalam merencanakan, merancang, dan mengawasi konstruksi serta pemeliharaan struktur dan fasilitas bangunan, seperti jalan raya, rel kereta api, bandara, jembatan, pelabuhan, saluran air, bendungan, proyek irigasi, jaringan pipa, pembangkit listrik, serta sistem air dan pembuangan limbah.
Memimpin langsung kegiatan rekayasa, memastikan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan, keselamatan, atau peraturan pemerintah lainnya.
Mengelola dan mengarahkan kegiatan konstruksi, operasi, atau pemeliharaan di lokasi proyek.
Memeriksa lokasi proyek untuk memantau kemajuan dan memastikan kesesuaian dengan spesifikasi desain dan standar keselamatan atau sanitasi.
Hitung kebutuhan beban dan kemiringan, laju aliran air, atau faktor tegangan material untuk menentukan spesifikasi desain.
Rencanakan dan rancang sistem atau struktur transportasi atau hidrolik, menggunakan alat desain atau gambar berbantuan komputer.
Activities
Aktivitas
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah — Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan — Memberikan informasi kepada atasan, rekan kerja, dan bawahan melalui telepon, dalam bentuk tertulis, email, atau secara langsung.
Perancangan, Penataan, dan Spesifikasi Perangkat Teknis, Komponen, dan Peralatan — Menyediakan dokumentasi, instruksi terperinci, gambar, atau spesifikasi untuk memberi tahu orang lain tentang bagaimana perangkat, komponen, peralatan, atau struktur akan dibuat, dibangun, dirakit, dimodifikasi, dirawat, atau digunakan.
Mengevaluasi Informasi untuk Menentukan Kepatuhan terhadap Standar — Menggunakan informasi yang relevan dan penilaian individu untuk menentukan apakah peristiwa atau proses mematuhi hukum, peraturan, atau standar.
Skills
Keterampilan
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Pemecahan Masalah yang Kompleks — Mengidentifikasi masalah yang kompleks dan meninjau informasi terkait untuk mengembangkan dan mengevaluasi pilihan serta menerapkan solusi.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Matematika — Menggunakan matematika untuk memecahkan masalah.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak analitis atau ilmiah — HEC-HMS; Minitab; perangkat lunak Procore; The MathWorks MATLAB
Perangkat lunak CAD desain berbantuan komputer — Autodesk AutoCAD Civil 3D; Autodesk Revit; Bentley MicroStation; Dassault Systemes SolidWorks
Perangkat lunak lingkungan pengembangan — C; Microsoft Visual Basic Teknologi panas; National Instruments LabVIEW; Verilog
Sistem informasi geografis — perangkat lunak ESRI ArcGIS; ESRI ArcInfo; ESRI ArcView; perangkat lunak GIS sistem informasi geografis
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Abilities
Kemampuan
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Penalaran Induktif — Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan di antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Sensitivitas Masalah — Kemampuan untuk menyadari ketika ada sesuatu yang salah atau kemungkinan akan salah. Hal ini tidak melibatkan penyelesaian masalah, melainkan hanya pengakuan bahwa ada masalah.
Knowledge
Pengetahuan
Desain — Pengetahuan tentang teknik, alat, dan prinsip desain yang terlibat dalam produksi rencana teknis presisi, cetak biru, gambar, dan model.
Rekayasa dan Teknologi — Pengetahuan tentang penerapan praktis ilmu pengetahuan dan teknologi rekayasa. Ini mencakup penerapan prinsip, teknik, prosedur, dan peralatan untuk merancang dan memproduksi berbagai barang dan jasa.
Bangunan dan Konstruksi — Pengetahuan tentang bahan, metode, dan peralatan yang digunakan dalam konstruksi atau perbaikan rumah, bangunan, atau struktur lain seperti jalan raya dan jalan raya.
Matematika — Pengetahuan tentang aritmatika, aljabar, geometri, kalkulus, statistik, dan penerapannya.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat ditempuh melalui SMK Teknik Konstruksi, Teknik Gambar Bangunan, atau Teknik Sipil, yang memberikan bekal dasar konstruksi dan gambar teknik; lulusan SMA IPA juga dapat melanjutkan karena memiliki dasar matematika dan fisika yang kuat.
S2 = Opsional, melalui Magister Teknik Sipil atau Magister Manajemen Konstruksi untuk memperdalam spesialisasi seperti struktur, geoteknik, transportasi, atau sumber daya air, serta meningkatkan kompetensi pada posisi manajerial atau ahli.
S3 = Tidak wajib untuk praktik profesional, namun dapat ditempuh melalui Doktor Teknik Sipil bagi individu yang ingin menjadi peneliti, pakar teknik, atau akademisi melalui penelitian ilmiah yang mendalam.
Interest
Minat
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Work Ethic
Etos Kerja
Ketelitian dan Akurasi Teknis - Menghitung struktur, material, dan desain dengan presisi untuk memastikan keamanan dan kekuatan bangunan.
Mengutamakan Keselamatan Publik - Semua keputusan desain dan konstruksi harus memprioritaskan keselamatan pengguna dan memenuhi standar teknis serta regulasi.
Integritas Profesional - Jujur dalam laporan, perhitungan, dan inspeksi; tidak memanipulasi data atau mengabaikan risiko konstruksi.
Kemampuan Analisis dan Pemecahan Masalah - Mampu mendiagnosis masalah desain, kondisi tanah, beban struktur, dan memberikan solusi yang efektif.
Disiplin pada Standar dan Regulasi - Mematuhi kode bangunan, standar SNI, dan prosedur konstruksi yang berlaku.
Work Style
Gaya Kerja
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Berpikir Analitis — Pekerjaan mengharuskan menganalisis informasi dan menggunakan logika untuk mengatasi isu dan masalah terkait pekerjaan.
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Inisiatif — Pekerjaan menuntut kemauan untuk mengambil tanggung jawab dan tantangan.