Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Construction Laborers
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Melaksanakan tugas-tugas yang melibatkan tenaga fisik di lokasi konstruksi. Mampu mengoperasikan berbagai jenis perkakas tangan dan listrik: palu angin, alat pemadat tanah, alat pengaduk semen, kerekan mekanis kecil, peralatan survei dan pengukuran, serta berbagai peralatan dan instrumen lainnya. Mampu membersihkan dan mempersiapkan lokasi, menggali parit, memasang penyangga untuk sisi galian, mendirikan perancah, dan membersihkan puing-puing, puing, serta material limbah lainnya. Mampu membantu pekerja kerajinan lainnya.
Mengelola pompa, kompresor, atau generator untuk menyediakan daya bagi peralatan, mesin, atau perkakas, atau untuk memanaskan atau memindahkan material, seperti aspal.
Melumasi, membersihkan, atau memperbaiki mesin, peralatan, atau perkakas.
Operator peralatan sinyal untuk memfasilitasi penyelarasan, pergerakan, atau penyesuaian mesin, peralatan, atau material.
Membaca rencana, instruksi, atau spesifikasi untuk menentukan aktivitas kerja.
Ukur, tandai, atau catat bukaan atau jarak ke area tata letak tempat pekerjaan konstruksi akan dilakukan.
Activities
Aktivitas
Memeriksa Peralatan, Struktur, atau Material — Memeriksa peralatan, struktur, atau material untuk mengidentifikasi penyebab kesalahan atau masalah atau cacat lainnya.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Memantau Proses, Material, atau Lingkungan — Memantau dan meninjau informasi dari material, peristiwa, atau lingkungan, untuk mendeteksi atau menilai masalah.
Mengendalikan Mesin dan Proses — Menggunakan mekanisme kontrol atau aktivitas fisik langsung untuk mengoperasikan mesin atau proses (tidak termasuk komputer atau kendaraan).
Mengidentifikasi Objek, Tindakan, dan Peristiwa — Mengidentifikasi informasi dengan mengkategorikan, memperkirakan, mengenali perbedaan atau persamaan, dan mendeteksi perubahan keadaan atau peristiwa.
Skills
Keterampilan
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Koordinasi — Menyesuaikan tindakan dalam hubungannya dengan tindakan orang lain.
Operasi dan Kontrol — Mengendalikan operasi peralatan atau sistem.
Pemantauan Operasi — Mengawasi pengukur, tombol, atau indikator lain untuk memastikan mesin bekerja dengan baik.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak surat elektronik — Microsoft Outlook
Perangkat lunak rangkaian perkantoran — Perangkat lunak Microsoft Office
Perangkat lunak sistem operasi — Microsoft Windows
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Perangkat lunak pengolah kata — Microsoft Word
Abilities
Kemampuan
Ketangkasan Manual — Kemampuan menggerakkan tangan Anda dengan cepat, tangan Anda bersama lengan Anda, atau kedua tangan Anda untuk menggenggam, memanipulasi, atau merakit objek.
Kekuatan Statis — Kemampuan untuk mengerahkan kekuatan otot maksimum untuk mengangkat, mendorong, menarik, atau membawa benda.
Koordinasi Multianggota Tubuh — Kemampuan untuk mengoordinasikan dua anggota tubuh atau lebih (misalnya, dua lengan, dua kaki, atau satu kaki dan satu lengan) saat duduk, berdiri, atau berbaring. Koordinasi ini tidak melibatkan melakukan aktivitas tersebut saat seluruh tubuh bergerak.
Kestabilan Lengan-Tangan — Kemampuan untuk menjaga tangan dan lengan Anda tetap stabil saat menggerakkan lengan Anda atau saat menahan lengan dan tangan Anda dalam satu posisi.
Presisi Kontrol — Kemampuan untuk menyesuaikan kontrol mesin atau kendaraan secara cepat dan berulang kali ke posisi yang tepat.
Knowledge
Pengetahuan
Bangunan dan Konstruksi — Pengetahuan tentang bahan, metode, dan peralatan yang digunakan dalam konstruksi atau perbaikan rumah, bangunan, atau struktur lain seperti jalan raya dan jalan raya.
Keamanan dan Keselamatan Publik — Pengetahuan tentang peralatan, kebijakan, prosedur, dan strategi yang relevan untuk mempromosikan operasi keamanan lokal, negara bagian, atau nasional yang efektif untuk melindungi orang, data, properti, dan lembaga.
Mekanik — Pengetahuan tentang mesin dan peralatan, termasuk desain, penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaannya.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat berasal dari SMK Teknik Konstruksi, SMK Teknik Gambar Bangunan, atau jurusan lain yang relevan dalam bidang teknik sipil dan bangunan, yang memberikan dasar keterampilan konstruksi, pengukuran, penggunaan alat, serta pemahaman keselamatan kerja; lulusan SMA juga dapat memasuki profesi ini melalui pelatihan kerja konstruksi atau balai latihan kerja (BLK).
S1 = Tidak wajib untuk menjadi pekerja konstruksi, namun lulusan S1 Teknik Sipil, S1 Manajemen Konstruksi, atau S1 Arsitektur dapat meningkatkan peluang untuk menempati posisi pengawas lapangan atau teknisi konstruksi tingkat lanjut karena memiliki pengetahuan teoritis dan manajerial yang lebih mendalam.
S2 = Tidak diperlukan dalam profesi pekerja konstruksi, tetapi dapat ditempuh oleh individu yang ingin mengembangkan karier pada bidang manajemen proyek atau perencanaan infrastruktur melalui Magister Teknik Sipil atau Magister Manajemen Konstruksi.
S3 = Tidak diperlukan untuk profesi ini; jenjang Doktor Teknik Sipil atau bidang terkait hanya relevan bagi mereka yang ingin berkarier di bidang penelitian, pendidikan tinggi, atau pengembangan ilmu konstruksi.
Interest
Minat
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Work Ethic
Etos Kerja
Mengutamakan keselamatan kerja dengan mematuhi penggunaan APD, prosedur keselamatan, dan standar konstruksi.
Kedisiplinan waktu untuk hadir tepat waktu dan menyelesaikan tugas sesuai jadwal proyek.
Kerja keras dan ketahanan fisik dalam menghadapi pekerjaan berat seperti mengangkat material, bekerja di luar ruangan, dan kondisi cuaca ekstrem.
Keterampilan teknis yang baik dalam menggunakan alat, membaca instruksi kerja, serta memahami dasar-dasar konstruksi.
Kerja sama tim dengan mandor, tukang, dan pekerja lain untuk mencapai hasil yang rapi dan aman.
Work Style
Gaya Kerja
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Toleransi Stres — Pekerjaan mengharuskan menerima kritik dan menangani situasi stres tinggi dengan tenang dan efektif.