Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Dietitians and Nutritionists
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Merencanakan dan melaksanakan program layanan makanan atau gizi untuk membantu promosi kesehatan dan pengendalian penyakit. Dapat mengawasi kegiatan departemen yang menyediakan layanan makanan dalam jumlah besar, memberikan konseling kepada individu, atau melakukan penelitian gizi.
Menilai kebutuhan gizi, pembatasan diet, dan rencana kesehatan saat ini untuk mengembangkan dan menerapkan rencana perawatan diet dan memberikan konseling gizi.
Mengevaluasi tes laboratorium dalam menyiapkan rekomendasi nutrisi.
Memberikan nasihat kepada individu dan kelompok tentang aturan dasar gizi yang baik, kebiasaan makan yang sehat, dan pemantauan gizi untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Memberi nasihat kepada pasien dan keluarga mereka tentang prinsip-prinsip gizi, rencana diet, modifikasi diet, serta pemilihan dan persiapan makanan.
Gabungkan preferensi dan kebutuhan budaya, etnis, atau agama pasien dalam pengembangan rencana nutrisi.
Activities
Aktivitas
Membantu dan Merawat Orang Lain — Memberikan bantuan pribadi, perhatian medis, dukungan emosional, atau perawatan pribadi lainnya kepada orang lain seperti rekan kerja, pelanggan, atau pasien.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan — Tetap mengikuti perkembangan teknis dan menerapkan pengetahuan baru pada pekerjaan Anda.
Mendokumentasikan/Merekam Informasi — Memasukkan, menyalin, merekam, menyimpan, atau memelihara informasi dalam bentuk tertulis atau elektronik/magnetik.
Menafsirkan Arti Informasi bagi Orang Lain — Menerjemahkan atau menjelaskan apa arti informasi dan bagaimana informasi dapat digunakan.
Skills
Keterampilan
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Penilaian dan Pengambilan Keputusan — Mempertimbangkan biaya dan manfaat relatif dari tindakan potensial untuk memilih tindakan yang paling tepat.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Kepekaan Sosial — Menyadari reaksi orang lain dan memahami mengapa mereka bereaksi seperti itu.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak analitis atau ilmiah — Axxya Systems Nutritionist Pro; Compu-Cal Nutrition Assistant; Aplikasi Diet Rendah FODMAP Universitas Monash; The Nutrition Company FoodWorks
Antarmuka pengguna basis data dan perangkat lunak kueri — CyberSoft NutriBase; Perangkat lunak basis data; Sistem DietMaster DietMaster; ValuSoft MasterCook
Perangkat lunak komunikasi desktop — Skype
Perangkat lunak medis — BioEx Systems Nutrition Maker Plus; Lifestyles Technologies DietMaster Pro; MNT Northwest MNT Assistant; SureQuest Systems Square 1
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Abilities
Kemampuan
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Penalaran Induktif — Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan di antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Sensitivitas Masalah — Kemampuan untuk menyadari ketika ada sesuatu yang salah atau kemungkinan akan salah. Hal ini tidak melibatkan penyelesaian masalah, melainkan hanya pengakuan bahwa ada masalah.
Knowledge
Pengetahuan
Biologi — Pengetahuan tentang organisme tumbuhan dan hewan, jaringan, sel, fungsi, saling ketergantungan, dan interaksi satu sama lain dan lingkungan.
Kedokteran dan Kedokteran Gigi — Pengetahuan tentang informasi dan teknik yang dibutuhkan untuk mendiagnosis dan mengobati cedera, penyakit, dan deformitas manusia. Ini mencakup gejala, alternatif pengobatan, sifat dan interaksi obat, serta tindakan pencegahan kesehatan.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Terapi dan Konseling — Pengetahuan tentang prinsip, metode, dan prosedur untuk diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi disfungsi fisik dan mental, serta untuk konseling dan bimbingan karier.
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat berasal dari SMK Tata Boga atau SMK Kesehatan sebagai dasar pengetahuan pengolahan makanan dan kesehatan; lulusan SMA IPA juga relevan karena memiliki bekal biologi dan kimia yang diperlukan untuk melanjutkan pendidikan di bidang gizi.
S1 = Menempuh S1 Gizi, S1 Ilmu Gizi, atau S1 Gizi Kesehatan merupakan jalur utama untuk menjadi ahli gizi, dengan pembelajaran meliputi gizi klinik, gizi masyarakat, biokimia gizi, dietetik, keamanan pangan, serta praktik lapangan di fasilitas kesehatan dan masyarakat.
S2 = Tidak wajib, namun dapat ditempuh melalui Magister Gizi, Magister Ilmu Gizi, atau Magister Kesehatan Masyarakat (konsentrasi gizi) bagi mereka yang ingin memperdalam keahlian, berkarier sebagai peneliti, dosen, atau perencana program gizi tingkat lanjut.
S3 = Tidak diperlukan untuk praktik layanan gizi sehari-hari, tetapi jenjang Doktor Ilmu Gizi atau Doktor Kesehatan Masyarakat relevan bagi individu yang ingin menjadi akademisi, peneliti, atau pakar pengembangan kebijakan dan ilmu gizi.
Interest
Minat
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Work Ethic
Etos Kerja
Integritas tinggi dalam memberikan rekomendasi gizi yang berbasis bukti ilmiah.
Empati dan kepedulian terhadap kondisi kesehatan dan kebutuhan individu/kelompok.
Kerahasiaan data klien untuk menjaga privasi dan etika profesional.
Ketelitian dalam menilai kebutuhan gizi, menghitung asupan, dan mengevaluasi hasil.
Komunikasi efektif untuk menyampaikan edukasi gizi secara jelas dan mudah dipahami.
Work Style
Gaya Kerja
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Kepedulian terhadap Orang Lain — Pekerjaan menuntut kepekaan terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain serta bersikap pengertian dan suka menolong dalam pekerjaan.
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.