Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Foresters
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Mengelola lahan hutan publik dan swasta untuk tujuan ekonomi, rekreasi, dan konservasi. Mampu menginventarisasi jenis, jumlah, dan lokasi tegakan kayu, menilai nilai kayu, menegosiasikan pembelian, dan menyusun kontrak pengadaan. Mampu menentukan cara melestarikan habitat satwa liar, dasar sungai, kualitas air, dan stabilitas tanah, serta cara terbaik untuk mematuhi peraturan lingkungan. Mampu menyusun rencana penanaman dan pemeliharaan pohon baru, memantau pertumbuhan pohon yang sehat, dan menentukan jadwal panen yang optimal.
Memantau kepatuhan kontrak dan hasil kegiatan kehutanan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah.
Menegosiasikan syarat dan ketentuan perjanjian dan kontrak untuk pemanenan hutan, pengelolaan hutan, dan penyewaan lahan hutan.
Merencanakan dan melaksanakan proyek untuk konservasi habitat satwa liar serta kualitas tanah dan air.
Menetapkan rencana jangka pendek dan jangka panjang untuk pengelolaan lahan hutan dan sumber daya hutan.
Merencanakan program penebangan dan mengelola penjualan kayu dari area yang dipanen, membantu perusahaan mencapai tujuan produksi.
Activities
Aktivitas
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah — Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
Berkomunikasi dengan Pihak di Luar Organisasi — Berkomunikasi dengan pihak di luar organisasi, mewakili organisasi kepada pelanggan, publik, pemerintah, dan sumber eksternal lainnya. Informasi ini dapat dipertukarkan secara langsung, tertulis, atau melalui telepon atau email.
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan — Memberikan informasi kepada atasan, rekan kerja, dan bawahan melalui telepon, dalam bentuk tertulis, email, atau secara langsung.
Mendokumentasikan/Merekam Informasi — Memasukkan, menyalin, merekam, menyimpan, atau memelihara informasi dalam bentuk tertulis atau elektronik/magnetik.
Mengevaluasi Informasi untuk Menentukan Kepatuhan terhadap Standar — Menggunakan informasi yang relevan dan penilaian individu untuk menentukan apakah peristiwa atau proses mematuhi hukum, peraturan, atau standar.
Skills
Keterampilan
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Pemecahan Masalah yang Kompleks — Mengidentifikasi masalah yang kompleks dan meninjau informasi terkait untuk mengembangkan dan mengevaluasi pilihan serta menerapkan solusi.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak analitis atau ilmiah — Simulator vegetasi hutan; Perangkat lunak hasil hutan
Antarmuka pengguna basis data dan perangkat lunak kueri — Microsoft Access Teknologi panas; Perangkat lunak manajemen layanan SMART dan pelacakan rute
Perangkat lunak surat elektronik — IBM Notes; Microsoft OutlookTeknologi
Sistem informasi geografis — Perangkat lunak ESRI ArcGIS Teknologi Panas yang Banyak Diminati; ESRI ArcView; Perangkat lunak GIS sistem informasi geografis; Sistem GIS sistem informasi geografisDalam Permintaan
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Abilities
Kemampuan
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Fleksibilitas Kategori — Kemampuan untuk membuat atau menggunakan serangkaian aturan yang berbeda untuk menggabungkan atau mengelompokkan berbagai hal dengan cara yang berbeda.
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Penalaran Induktif — Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan di antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
Pengurutan Informasi — Kemampuan untuk menyusun sesuatu atau tindakan dalam urutan atau pola tertentu menurut aturan atau serangkaian aturan tertentu (misalnya, pola angka, huruf, kata, gambar, operasi matematika).
Knowledge
Pengetahuan
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Administrasi dan Manajemen — Pengetahuan tentang prinsip-prinsip bisnis dan manajemen yang terlibat dalam perencanaan strategis, alokasi sumber daya, pemodelan sumber daya manusia, teknik kepemimpinan, metode produksi, dan koordinasi orang dan sumber daya.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Biologi — Pengetahuan tentang organisme tumbuhan dan hewan, jaringan, sel, fungsi, saling ketergantungan, dan interaksi satu sama lain dan lingkungan.
Hukum dan Pemerintahan — Pengetahuan tentang hukum, kode hukum, prosedur pengadilan, preseden, peraturan pemerintah, perintah eksekutif, aturan lembaga, dan proses politik demokratis.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat ditempuh melalui SMK Kehutanan, SMK Agribisnis Kehutanan, atau SMK Pertanian yang memberikan dasar pengelolaan sumber daya hutan, pemeliharaan tanaman hutan, serta keselamatan kerja lapangan; lulusan SMA IPA juga relevan karena memiliki dasar biologi dan geografi untuk melanjutkan pendidikan kehutanan.
S1 = Umumnya menempuh S1 Kehutanan, S1 Manajemen Hutan, S1 Konservasi Sumber Daya Hutan, atau S1 Ilmu Lingkungan, dengan pembelajaran mencakup ekologi hutan, inventarisasi hutan, silvikultur, konservasi, serta pengelolaan hutan lestari dan praktik lapangan.
S2 = Tidak wajib, namun dapat ditempuh melalui Magister Kehutanan, Magister Ilmu Lingkungan, atau Magister Manajemen Sumber Daya Alam bagi mereka yang ingin memperdalam keahlian, melakukan riset, atau menempati posisi manajerial dan perencana kebijakan kehutanan.
S3 = Tidak diperlukan untuk praktik lapangan, tetapi jenjang Doktor Kehutanan, Doktor Ilmu Lingkungan, atau Doktor Sumber Daya Alam relevan bagi individu yang ingin berkarier sebagai akademisi, peneliti, atau pakar pengelolaan dan konservasi hutan.
Interest
Minat
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Work Ethic
Etos Kerja
Peduli lingkungan & konservasi
Disiplin tinggi di lapangan
Kerja teliti (pengukuran, pemetaan, identifikasi)
Tanggung jawab menjaga ekosistem
Profesional & mengikuti SOP
Adaptif terhadap kondisi alam ekstrem
Work Style
Gaya Kerja
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.
Kemampuan beradaptasi/fleksibilitas — Pekerjaan menuntut keterbukaan terhadap perubahan (positif atau negatif) dan variasi yang cukup besar di tempat kerja.
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.