Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Funeral Attendants
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Melaksanakan berbagai tugas selama pemakaman, seperti menempatkan peti jenazah di ruang tamu atau kapel sebelum kebaktian, mengatur persembahan bunga atau lampu di sekitar peti jenazah, mengarahkan atau mengawal pelayat, menutup peti jenazah, serta mengeluarkan dan menyimpan peralatan pemakaman.
Menyambut orang di rumah duka.
Melakukan berbagai tugas selama pemakaman untuk membantu direktur pemakaman dan memastikan bahwa layanan berjalan lancar dan sesuai rencana.
Tutup peti mati pada waktu yang tepat dalam kebaktian.
Mengarahkan atau mengantar pelayat ke ruang tamu atau kapel tempat upacara kematian atau pemakaman diadakan.
Letakkan peti mati di ruang tamu atau kapel sebelum upacara peringatan atau pemakaman.
Activities
Aktivitas
Tampil untuk atau Bekerja Langsung dengan Publik — Tampil untuk orang lain atau berinteraksi langsung dengan publik. Ini termasuk melayani pelanggan di restoran dan toko, serta menerima klien atau tamu.
Membantu dan Merawat Orang Lain — Memberikan bantuan pribadi, perhatian medis, dukungan emosional, atau perawatan pribadi lainnya kepada orang lain seperti rekan kerja, pelanggan, atau pasien.
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan — Memberikan informasi kepada atasan, rekan kerja, dan bawahan melalui telepon, dalam bentuk tertulis, email, atau secara langsung.
Menangani dan Memindahkan Objek — Menggunakan tangan dan lengan dalam menangani, memasang, memposisikan, dan memindahkan material, serta memanipulasi benda.
Membangun dan Memelihara Hubungan Interpersonal — Mengembangkan hubungan kerja yang konstruktif dan kooperatif dengan orang lain, dan memeliharanya dari waktu ke waktu.
Skills
Keterampilan
Orientasi Pelayanan — Secara aktif mencari cara untuk membantu orang lain.
Kepekaan Sosial — Menyadari reaksi orang lain dan memahami mengapa mereka bereaksi seperti itu.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Koordinasi — Menyesuaikan tindakan dalam hubungannya dengan tindakan orang lain.
Pemantauan — Memantau/Menilai kinerja diri sendiri, individu lain, atau organisasi untuk membuat perbaikan atau mengambil tindakan perbaikan.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak akuntansi — Perangkat lunak pembukuan
Perangkat lunak sumber daya manusia — perangkat lunak iCIMS Talent Cloud
Perangkat lunak rangkaian perkantoran — Perangkat lunak Microsoft Office
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Perangkat lunak pengolah kata — Microsoft Word
Abilities
Kemampuan
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Penglihatan Dekat — Kemampuan untuk melihat detail dari jarak dekat (dalam jarak beberapa kaki dari pengamat).
Kejelasan Bicara — Kemampuan berbicara dengan jelas sehingga orang lain dapat memahami Anda.
Pengenalan Ucapan — Kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami ucapan orang lain.
Knowledge
Pengetahuan
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Administratif — Pengetahuan tentang prosedur dan sistem administratif dan perkantoran seperti pengolah kata, pengelolaan berkas dan catatan, stenografi dan transkripsi, perancangan formulir, dan terminologi tempat kerja.
Transportasi — Pengetahuan tentang prinsip dan metode untuk memindahkan orang atau barang melalui udara, kereta api, laut, atau jalan raya, termasuk biaya dan manfaat relatifnya.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Profesi ini umumnya dapat dimasuki oleh lulusan SMA atau SMK semua jurusan, terutama SMK Kesehatan, SMK Keperawatan, atau SMK Layanan Sosial, dengan bekal dasar etika pelayanan, empati, dan keterampilan kerja lapangan; pelatihan khusus terkait tata cara pemulasaraan jenazah sesuai agama dan budaya setempat biasanya diberikan oleh instansi atau lembaga terkait.
S1 = Tidak wajib, namun lulusan S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Sosiologi, S1 Psikologi, atau S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial memiliki pemahaman lebih baik dalam aspek layanan sosial, pendampingan keluarga, serta manajemen layanan pemakaman.
S2 = Tidak diperlukan untuk pekerjaan operasional, tetapi jenjang Magister Kesehatan Masyarakat, Magister Pekerjaan Sosial, atau Magister Manajemen Pelayanan Publik dapat ditempuh oleh individu yang ingin mengelola layanan pemakaman atau sistem pelayanan sosial secara lebih luas.
S3 = Tidak relevan untuk praktik lapangan, namun jenjang Doktor Kesehatan Masyarakat, Doktor Ilmu Sosial, atau Doktor Administrasi Publik dapat ditempuh bagi mereka yang ingin berkarier sebagai akademisi, peneliti, atau pakar pengembangan kebijakan pelayanan sosial dan publik.
Interest
Minat
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Work Ethic
Etos Kerja
Rasa hormat & empati tinggi kepada keluarga yang berduka.
Profesional dalam setiap tahapan layanan, dari persiapan hingga pemakaman.
Disiplin waktu karena proses pemakaman memiliki jadwal ketat.
Ketelitian dalam penggalian, penataan makam, dokumen, dan persiapan upacara.
Tanggung jawab besar menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban area makam.
Kerja fisik kuat serta kesiapan menghadapi kondisi cuaca dan medan yang beragam.
Work Style
Gaya Kerja
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Kepedulian terhadap Orang Lain — Pekerjaan menuntut kepekaan terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain serta bersikap pengertian dan suka menolong dalam pekerjaan.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Pengendalian Diri — Pekerjaan ini mengharuskan kita untuk tetap tenang, mengendalikan emosi, mengendalikan amarah, dan menghindari perilaku agresif, bahkan dalam situasi yang sangat sulit.