Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Interior Designers
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Merencanakan, merancang, dan melengkapi ruang internal ruangan atau bangunan. Merancang lingkungan interior atau menciptakan tata letak fisik yang praktis, estetis, dan kondusif untuk tujuan yang diinginkan. Dapat berspesialisasi dalam bidang, gaya, atau fase desain interior tertentu.
Rencana desain yang aman dan mematuhi Undang-Undang Disabilitas Amerika (ADA).
Gunakan perangkat lunak perancangan berbantuan komputer (CAD) dan perangkat lunak terkait untuk menghasilkan dokumen konstruksi.
Teliti persyaratan kode kesehatan dan keselamatan untuk menginformasikan desain.
Berkonsultasi dengan klien untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan lingkungan interior, seperti anggaran, preferensi arsitektur, tujuan, dan fungsi.
Memberikan nasihat kepada klien tentang faktor-faktor desain interior, seperti perencanaan ruang, tata letak dan penggunaan perabotan atau peralatan, serta koordinasi warna.
Activities
Aktivitas
Berpikir Kreatif — Mengembangkan, merancang, atau menciptakan aplikasi, ide, hubungan, sistem, atau produk baru, termasuk kontribusi artistik.
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah — Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
Membangun dan Memelihara Hubungan Interpersonal — Mengembangkan hubungan kerja yang konstruktif dan kooperatif dengan orang lain, dan memeliharanya dari waktu ke waktu.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Bekerja dengan Komputer — Menggunakan komputer dan sistem komputer (termasuk perangkat keras dan perangkat lunak) untuk memprogram, menulis perangkat lunak, mengatur fungsi, memasukkan data, atau memproses informasi.
Skills
Keterampilan
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Koordinasi — Menyesuaikan tindakan dalam hubungannya dengan tindakan orang lain.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak CAD desain berbantuan komputer — Autodesk AutoCAD; Autodesk Revit; Perangkat lunak desain dan perancangan berbantuan komputer CADD; Trimble SketchUp Pro
Perangkat lunak surat elektronik — Perangkat lunak email; IBM Notes; Microsoft Outlook
Perangkat lunak grafis atau pencitraan foto — perangkat lunak Adobe Creative Cloudi; Adobe Illustrator; Adobe Photoshop ; iPhotoMEASURE
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Perangkat lunak pembuatan dan pengeditan video — Autodesk 3ds Max; Maxon Cinema 4D
Abilities
Kemampuan
Kelancaran Gagasan — Kemampuan untuk memunculkan sejumlah gagasan mengenai suatu topik (yang penting adalah jumlah gagasan, bukan mutu, kebenaran, atau kreativitasnya).
Orisinalitas — Kemampuan untuk memunculkan ide-ide yang tidak biasa atau cerdas tentang topik atau situasi tertentu, atau untuk mengembangkan cara-cara kreatif untuk memecahkan suatu masalah.
Penglihatan Dekat — Kemampuan untuk melihat detail dari jarak dekat (dalam jarak beberapa kaki dari pengamat).
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Knowledge
Pengetahuan
Desain — Pengetahuan tentang teknik, alat, dan prinsip desain yang terlibat dalam produksi rencana teknis presisi, cetak biru, gambar, dan model.
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Bangunan dan Konstruksi — Pengetahuan tentang bahan, metode, dan peralatan yang digunakan dalam konstruksi atau perbaikan rumah, bangunan, atau struktur lain seperti jalan raya dan jalan raya.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Penjualan dan Pemasaran — Pengetahuan tentang prinsip dan metode untuk menampilkan, mempromosikan, dan menjual produk atau layanan. Ini mencakup strategi dan taktik pemasaran, demonstrasi produk, teknik penjualan, dan sistem kendali penjualan.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat ditempuh melalui SMK Desain Interior, SMK Teknik Bangunan, atau SMK Kriya Kayu dan Furnitur yang memberikan dasar menggambar teknik, pengenalan material, estetika ruang, serta keterampilan dasar perancangan; lulusan SMA juga dapat memasuki profesi ini melalui kursus desain interior dan pengalaman praktik.
S1 = Umumnya menempuh S1 Desain Interior, S1 Desain Produk (konsentrasi interior), atau S1 Arsitektur, dengan pembelajaran yang mencakup perancangan ruang, ergonomi, pencahayaan, material dan konstruksi interior, visualisasi desain, serta pengembangan portofolio profesional.
S2 = Tidak wajib untuk praktik desain, namun jenjang Magister Desain, Magister Desain Interior, atau Magister Arsitektur dapat ditempuh oleh individu yang ingin memperdalam riset desain, inovasi ruang, atau berkarier sebagai pendidik dan konsultan interior.
S3 = Tidak diperlukan untuk praktik profesional sehari-hari, tetapi jenjang Doktor Desain atau Doktor Arsitektur relevan bagi mereka yang ingin berkarier sebagai akademisi, peneliti, atau pakar pengembangan teori dan praktik desain interior.
Interest
Minat
Artistik — Pekerjaan meliputi penciptaan karya seni visual orisinal, pertunjukan, karya tulis, makanan, atau musik untuk berbagai media, atau penerapan prinsip-prinsip artistik pada desain berbagai objek dan material. Pekerjaan artistik sering dikaitkan dengan seni visual, seni terapan dan desain, seni pertunjukan, musik, penulisan kreatif, media, atau seni kuliner.
Realistis — Pekerjaan meliputi perancangan, pembangunan, atau perbaikan peralatan, material, atau struktur, aktivitas fisik, atau bekerja di luar ruangan. Pekerjaan realistis sering dikaitkan dengan teknik, mekanika dan elektronika, konstruksi, pertukangan kayu, transportasi, pengoperasian mesin, pertanian, layanan hewan, pekerjaan fisik atau manual, atletik, atau layanan perlindungan.
Work Ethic
Etos Kerja
Kreativitas tinggi dalam menghasilkan konsep yang estetis dan fungsional.
Ketelitian dalam perhitungan ruang, material, dan detail desain.
Komunikasi yang baik dengan klien, kontraktor, dan tim proyek.
Profesionalisme dalam memenuhi kebutuhan klien dan menjaga kualitas kerja.
Manajemen waktu yang baik untuk memenuhi tenggat proyek.
Work Style
Gaya Kerja
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.
Kemampuan beradaptasi/fleksibilitas — Pekerjaan menuntut keterbukaan terhadap perubahan (positif atau negatif) dan variasi yang cukup besar di tempat kerja.