Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Judges
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Menjadi arbiter, penasihat hukum, mengadili, atau menjalankan keadilan di pengadilan. Dapat menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dalam kasus pidana sesuai dengan undang-undang pemerintah atau pedoman penjatuhan hukuman. Dapat menentukan tanggung jawab terdakwa dalam kasus perdata. Dapat memimpin upacara pernikahan.
Memberikan hukuman kepada terdakwa dalam kasus pidana, berdasarkan putusan juri, sesuai dengan undang-undang pemerintah yang berlaku.
Memantau jalannya acara guna memastikan semua aturan dan prosedur yang berlaku dipatuhi.
Memberi instruksi kepada juri tentang hukum yang berlaku, mengarahkan juri untuk menyimpulkan fakta dari bukti yang disajikan, dan mendengarkan putusan mereka.
Menulis keputusan pada kasus.
Membaca dokumen pembelaan dan mosi untuk memastikan fakta dan isu.
Activities
Aktivitas
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah — Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Tampil untuk atau Bekerja Langsung dengan Publik — Tampil untuk orang lain atau berinteraksi langsung dengan publik. Ini termasuk melayani pelanggan di restoran dan toko, serta menerima klien atau tamu.
Mengevaluasi Informasi untuk Menentukan Kepatuhan terhadap Standar — Menggunakan informasi yang relevan dan penilaian individu untuk menentukan apakah peristiwa atau proses mematuhi hukum, peraturan, atau standar.
Memproses Informasi — Mengumpulkan, mengodekan, mengkategorikan, menghitung, membuat tabulasi, mengaudit, atau memverifikasi informasi atau data.
Skills
Keterampilan
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Penilaian dan Pengambilan Keputusan — Mempertimbangkan biaya dan manfaat relatif dari tindakan potensial untuk memilih tindakan yang paling tepat.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Pemecahan Masalah yang Kompleks — Mengidentifikasi masalah yang kompleks dan meninjau informasi terkait untuk mengembangkan dan mengevaluasi pilihan serta menerapkan solusi.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak manajemen dokumen — Adobe Acrobat Teknologi panas; Hyland OnBase Enterprise Content Management
Perangkat lunak surat elektronik — Perangkat lunak email; Microsoft Outlook
Perangkat lunak pencarian atau pengambilan informasi — LexisNexis; Thomson Reuters Westlaw
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Perangkat lunak spreadsheet — Microsoft Excel
Abilities
Kemampuan
Penalaran Deduktif — Kemampuan untuk menerapkan aturan umum pada masalah khusus untuk menghasilkan jawaban yang masuk akal.
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Pemahaman Tertulis — Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disajikan dalam tulisan.
Penalaran Induktif — Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan di antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Knowledge
Pengetahuan
Hukum dan Pemerintahan — Pengetahuan tentang hukum, kode hukum, prosedur pengadilan, preseden, peraturan pemerintah, perintah eksekutif, aturan lembaga, dan proses politik demokratis.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Administrasi dan Manajemen — Pengetahuan tentang prinsip-prinsip bisnis dan manajemen yang terlibat dalam perencanaan strategis, alokasi sumber daya, pemodelan sumber daya manusia, teknik kepemimpinan, metode produksi, dan koordinasi orang dan sumber daya.
Psikologi — Pengetahuan tentang perilaku dan kinerja manusia; perbedaan individu dalam kemampuan, kepribadian, dan minat; pembelajaran dan motivasi; metode penelitian psikologis; dan penilaian serta pengobatan gangguan perilaku dan afektif.
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Education
Pendidikan
SMK/SMA = Dapat berasal dari SMA jurusan IPS atau SMA jurusan IPA sebagai jenjang pendidikan awal, dengan bekal kemampuan berpikir logis, pemahaman kewarganegaraan, dan minat pada bidang hukum untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi.
S1 = Wajib menempuh S1 Ilmu Hukum (Sarjana Hukum/SH), dengan pembelajaran mencakup hukum pidana, hukum perdata, hukum tata negara, hukum acara, serta etika dan sistem peradilan sebagai dasar utama profesi hakim.
S2 = Tidak wajib untuk diangkat sebagai hakim, namun Magister Hukum (MH) sangat dianjurkan bagi pengembangan kompetensi, pendalaman spesialisasi hukum, dan peningkatan karier dalam sistem peradilan.
S3 = Tidak menjadi syarat profesi hakim, tetapi jenjang Doktor Ilmu Hukum (Dr.) relevan bagi hakim yang ingin berkarier sebagai akademisi, peneliti hukum, atau pakar perumusan dan pengembangan ilmu serta kebijakan hukum nasional.
Interest
Minat
Wirausaha — Pekerjaan melibatkan pengelolaan, negosiasi, pemasaran, atau penjualan, biasanya di lingkungan bisnis, atau memimpin atau memberi nasihat kepada orang-orang dalam situasi politik dan hukum. Pekerjaan yang berjiwa wirausaha sering dikaitkan dengan inisiatif bisnis, penjualan, pemasaran/periklanan, keuangan, manajemen/administrasi, konsultasi profesional, berbicara di depan umum, politik, atau hukum.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Work Ethic
Etos Kerja
Integritas tinggi dalam menjalankan hukum tanpa kompromi.
Independensi dari tekanan pihak mana pun.
Objektivitas menilai bukti dan fakta tanpa bias.
Keadilan sebagai prinsip utama dalam setiap putusan.
Ketelitian dalam memeriksa berkas, bukti, dan argumentasi hukum.
Kerahasiaan menjaga informasi sensitif dan proses persidangan.
Work Style
Gaya Kerja
Integritas — Pekerjaan menuntut kejujuran dan etika.
Toleransi Stres — Pekerjaan mengharuskan menerima kritik dan menangani situasi stres tinggi dengan tenang dan efektif.
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Pengendalian Diri — Pekerjaan ini mengharuskan kita untuk tetap tenang, mengendalikan emosi, mengendalikan amarah, dan menghindari perilaku agresif, bahkan dalam situasi yang sangat sulit.