Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Pharmacists
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Memberikan obat yang diresepkan oleh dokter dan praktisi kesehatan lainnya, serta memberikan informasi kepada pasien tentang obat dan penggunaannya. Dapat memberikan saran kepada dokter dan praktisi kesehatan lainnya tentang pemilihan, dosis, interaksi, dan efek samping obat.
Meninjau resep untuk memastikan keakuratan, memastikan bahan yang dibutuhkan, dan mengevaluasi kesesuaiannya.
Menilai identitas, kekuatan, atau kemurnian obat-obatan.
Memberikan informasi dan saran mengenai interaksi obat, efek samping, dosis, dan penyimpanan obat yang tepat.
Menganalisis tren resep untuk memantau kepatuhan pasien dan mencegah penggunaan berlebihan atau interaksi yang berbahaya.
Menyimpan catatan, seperti arsip apotek, profil pasien, arsip sistem penagihan, inventaris, catatan pengendalian inti radioaktif, atau registri racun, narkotika, atau obat-obatan terlarang
Activities
Aktivitas
Mendokumentasikan/Merekam Informasi — Memasukkan, menyalin, merekam, menyimpan, atau memelihara informasi dalam bentuk tertulis atau elektronik/magnetik.
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan — Tetap mengikuti perkembangan teknis dan menerapkan pengetahuan baru pada pekerjaan Anda.
Mengevaluasi Informasi untuk Menentukan Kepatuhan terhadap Standar — Menggunakan informasi yang relevan dan penilaian individu untuk menentukan apakah peristiwa atau proses mematuhi hukum, peraturan, atau standar.
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah — Menganalisis informasi dan mengevaluasi hasil untuk memilih solusi terbaik dan memecahkan masalah.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Skills
Keterampilan
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Pemantauan — Memantau/Menilai kinerja diri sendiri, individu lain, atau organisasi untuk membuat perbaikan atau mengambil tindakan perbaikan.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak analitis atau ilmiah — TPNassist; TTP LabTech compOUN
Antarmuka pengguna basis data dan perangkat lunak kueri — Sistem catatan komputer; Healthprolink MedAtlas; Perangkat lunak pencatatan
Perangkat lunak pembuatan label — Perangkat lunak pembuatan label; RxKinetics UD Labels untuk Windows
Perangkat lunak medis — perangkat lunak EHR eClinicalWorks; Epic Systems; perangkat lunak MEDITECH
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Abilities
Kemampuan
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Pemahaman Tertulis — Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disajikan dalam tulisan.
Penglihatan Dekat — Kemampuan untuk melihat detail dari jarak dekat (dalam jarak beberapa kaki dari pengamat).
Sensitivitas Masalah — Kemampuan untuk menyadari ketika ada sesuatu yang salah atau kemungkinan akan salah. Hal ini tidak melibatkan penyelesaian masalah, melainkan hanya pengakuan bahwa ada masalah.
Knowledge
Pengetahuan
Kedokteran dan Kedokteran Gigi — Pengetahuan tentang informasi dan teknik yang dibutuhkan untuk mendiagnosis dan mengobati cedera, penyakit, dan deformitas manusia. Ini mencakup gejala, alternatif pengobatan, sifat dan interaksi obat, serta tindakan pencegahan kesehatan.
Matematika — Pengetahuan tentang aritmatika, aljabar, geometri, kalkulus, statistik, dan penerapannya.
Layanan Pelanggan dan Pribadi — Pengetahuan tentang prinsip dan proses penyediaan layanan pelanggan dan pribadi. Ini mencakup penilaian kebutuhan pelanggan, pemenuhan standar kualitas layanan, dan evaluasi kepuasan pelanggan.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Kimia — Pengetahuan tentang komposisi, struktur, dan sifat kimia suatu zat, serta proses dan transformasi kimia yang dialaminya. Ini mencakup penggunaan bahan kimia dan interaksinya, tanda-tanda bahaya, teknik produksi, dan metode pembuangan.
Education
Pendidikan
S1 farmasi
S2 farmasi
S3 farmasi
Interest
Minat
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Sosial — Pekerjaan melibatkan membantu, mengajar, menasihati, membantu, atau memberikan layanan kepada orang lain. Pekerjaan sosial sering kali dikaitkan dengan kegiatan sosial, perawatan kesehatan, layanan pribadi, pengajaran/pendidikan, atau keagamaan.
Konvensional — Pekerjaan melibatkan kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan untuk mengelola informasi atau data, biasanya dalam lingkungan bisnis. Pekerjaan konvensional sering dikaitkan dengan pekerjaan kantor, akuntansi, matematika/statistik, teknologi informasi, keuangan, atau sumber daya manusia.
Work Ethic
Etos Kerja
Ketelitian dan Akurasi — Apoteker harus sangat teliti dalam meracik obat dan memberikan dosis yang tepat. Salah memberikan dosis atau mencampur obat bisa berakibat fatal bagi pasien. Oleh karena itu, ketelitian adalah kunci utama dalam pekerjaan apoteker, baik dalam membaca resep dokter, memverifikasi bahan obat, maupun dalam memberikan penjelasan kepada pasien tentang cara pemakaian obat yang benar.
Kepatuhan terhadap Regulasi dan Etika — Apoteker wajib mematuhi berbagai peraturan dan pedoman yang ditetapkan oleh badan kesehatan, termasuk regulasi tentang obat-obatan yang legal dan tidak legal. Mereka juga harus mengikuti kode etik profesi, yang mencakup menjaga kerahasiaan informasi pasien, memberikan pelayanan yang adil, dan memastikan bahwa obat yang diberikan aman dan efektif.
Layanan Pelanggan yang Baik — Apoteker berinteraksi langsung dengan pasien, memberikan informasi yang jelas dan bermanfaat mengenai obat-obatan. Oleh karena itu, keterampilan komunikasi yang baik sangat penting. Apoteker harus mampu menjelaskan cara penggunaan obat, efek samping yang mungkin terjadi, dan menjawab pertanyaan pasien dengan ramah dan sabar.
Keterampilan Manajerial dan Organisasi — Apoteker yang bekerja di apotek atau rumah sakit juga perlu memiliki keterampilan manajerial dan organisasi, seperti mengelola inventaris obat, mengatur stok, dan memantau tanggal kedaluwarsa obat. Pengelolaan yang baik memastikan obat yang diberikan kepada pasien selalu dalam kondisi baik dan tidak kadaluarsa.
Kemampuan Menghadapi Tekanan — Terkadang, apoteker bekerja dalam kondisi yang penuh tekanan, terutama di apotek rumah sakit atau klinik dengan pasien yang membutuhkan obat segera. Mereka harus mampu tetap tenang dan efisien dalam situasi darurat, seperti memberikan obat yang tepat pada pasien yang membutuhkan perawatan segera.
Kepedulian terhadap Kesehatan Pasien — Apoteker memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa obat yang diberikan tidak hanya efektif tetapi juga aman bagi pasien. Mereka harus selalu mengutamakan kesehatan pasien, memeriksa interaksi obat yang mungkin berbahaya, dan memberikan informasi yang membantu pasien untuk memahami perawatan mereka dengan lebih baik.
Pengembangan Profesional Berkelanjutan — Etos kerja apoteker juga mencakup keinginan untuk terus belajar dan berkembang. Mengingat ilmu farmasi dan obat-obatan terus berkembang, apoteker perlu mengikuti pelatihan berkelanjutan dan memperbarui pengetahuan mereka tentang obat-obatan terbaru, terapi baru, dan peraturan kesehatan yang relevan.
Integritas dan Kejujuran — Sebagai profesi yang berhubungan dengan kesehatan dan nyawa pasien, integritas dan kejujuran adalah etos kerja yang sangat penting. Apoteker harus selalu bertindak dengan jujur dalam semua aspek pekerjaannya, termasuk dalam memberikan informasi kepada pasien dan dalam bekerja sama dengan dokter dan tenaga medis lainnya.
Work Style
Gaya Kerja
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.
Kepedulian terhadap Orang Lain — Pekerjaan menuntut kepekaan terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain serta bersikap pengertian dan suka menolong dalam pekerjaan.
Keandalan — Pekerjaan menuntut seseorang untuk dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan, serta memenuhi kewajiban.
Toleransi Stres — Pekerjaan mengharuskan menerima kritik dan menangani situasi stres tinggi dengan tenang dan efektif.
Kerjasama — Pekerjaan mengharuskan bersikap menyenangkan terhadap orang lain di tempat kerja dan menunjukkan sikap kooperatif yang baik hati.