Informasi spesifik yang mencakup riwayat pekerjaan seseorang, termasuk jabatan,
tanggung jawab, pencapaian, dan
pengalaman kerja yang dimiliki selama masa karirnya.
Political Scientists
Job Task Details
Rincian Tugas Kerja
Mempelajari asal-usul, perkembangan, dan operasi sistem politik. Dapat mempelajari topik-topik seperti opini publik, pengambilan keputusan politik, dan ideologi. Dapat menganalisis struktur dan operasi pemerintahan, serta berbagai entitas politik. Dapat melakukan survei opini publik, menganalisis hasil pemilu, atau menganalisis dokumen publik.
Ajarkan ilmu politik.
Mempertahankan pengetahuan terkini tentang keputusan kebijakan pemerintah.
Mengembangkan dan menguji teori, menggunakan informasi dari wawancara, surat kabar, terbitan berkala, hukum kasus, makalah sejarah, jajak pendapat, atau sumber statistik.
Menyebarluaskan hasil penelitian melalui publikasi akademis, laporan tertulis, atau presentasi publik.
Memberikan nasihat kepada mahasiswa ilmu politik.
Activities
Aktivitas
Menganalisis Data atau Informasi — Mengidentifikasi prinsip, alasan, atau fakta yang mendasari informasi dengan memecah informasi atau data menjadi bagian-bagian terpisah.
Mendapatkan Informasi — Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan — Tetap mengikuti perkembangan teknis dan menerapkan pengetahuan baru pada pekerjaan Anda.
Memproses Informasi — Mengumpulkan, mengodekan, mengkategorikan, menghitung, membuat tabulasi, mengaudit, atau memverifikasi informasi atau data.
Menafsirkan Arti Informasi bagi Orang Lain — Menerjemahkan atau menjelaskan apa arti informasi dan bagaimana informasi dapat digunakan.
Skills
Keterampilan
Pemahaman Membaca — Memahami kalimat dan paragraf tertulis dalam dokumen terkait pekerjaan.
Pembelajaran Aktif — Memahami implikasi informasi baru untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan saat ini dan masa depan.
Mendengarkan Secara Aktif — Memberikan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan orang lain, meluangkan waktu untuk memahami pokok bahasan, mengajukan pertanyaan bila perlu, dan tidak menyela pada saat yang tidak tepat.
Berbicara — Berbicara kepada orang lain untuk menyampaikan informasi secara efektif.
Berpikir Kritis — Menggunakan logika dan penalaran untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan solusi alternatif, kesimpulan, atau pendekatan terhadap masalah.
Digital Skills
Keahlian Digital
Perangkat lunak analitis atau ilmiah — IBM SPSS Statistics Teknologi panas; JudgeIt II; SAS; StataCorp Stata
Antarmuka pengguna basis data dan perangkat lunak kueri — CQ Press Political Reference Suite; Katalog Online Sumber Daya Elektronik Perpustakaan Kongres; Microsoft Access; Bahasa kueri struktur SQL
Perangkat lunak surat elektronik — Perangkat lunak email; Microsoft Outlook
Perangkat lunak pencarian atau pengambilan informasi — EBSCO Publishing Political Science Complete; basis data JSTOR; ProQuest Worldwide Political Science Abstracts; Sage Reference Online
Perangkat lunak presentasi — Microsoft PowerPoint
Abilities
Kemampuan
Pemahaman Tertulis — Kemampuan untuk membaca dan memahami informasi dan ide yang disajikan dalam tulisan.
Pemahaman Lisan — Kemampuan untuk mendengarkan dan memahami informasi dan ide yang disampaikan melalui kata-kata dan kalimat lisan.
Ekspresi Lisan — Kemampuan mengomunikasikan informasi dan ide dalam berbicara sehingga orang lain dapat memahaminya.
Penalaran Induktif — Kemampuan untuk menggabungkan potongan-potongan informasi untuk membentuk aturan umum atau kesimpulan (termasuk menemukan hubungan di antara peristiwa yang tampaknya tidak berhubungan).
Kejelasan Bicara — Kemampuan berbicara dengan jelas sehingga orang lain dapat memahami Anda.
Knowledge
Pengetahuan
Hukum dan Pemerintahan — Pengetahuan tentang hukum, kode hukum, prosedur pengadilan, preseden, peraturan pemerintah, perintah eksekutif, aturan lembaga, dan proses politik demokratis.
Bahasa Inggris — Pengetahuan tentang struktur dan isi bahasa Inggris termasuk arti dan ejaan kata, serta aturan komposisi dan tata bahasa.
Pendidikan dan Pelatihan — Pengetahuan tentang prinsip dan metode untuk desain kurikulum dan pelatihan, pengajaran dan instruksi untuk individu dan kelompok, dan pengukuran efek pelatihan.
Sejarah dan Arkeologi — Pengetahuan tentang peristiwa sejarah dan penyebabnya, indikatornya, serta pengaruhnya terhadap peradaban dan budaya.
Matematika — Pengetahuan tentang aritmatika, aljabar, geometri, kalkulus, statistik, dan penerapannya.
Education
Pendidikan
SMA/SMK : SMA IPS, SMA Bahasa
S1 (Sarjana) : Ilmu Politik, Ilmu Pemerintahan, Hubungan Internasional, Administrasi Publik (kebijakan publik)
S2 (Magister) : Ilmu Politik, Kebijakan Publik, Studi Pemerintahan
S3 (Doktor) : Ilmu Politik (untuk peneliti, akademisi, analis kebijakan tingkat tinggi)
Interest
Minat
Investigatif — Pekerjaan yang melibatkan studi dan penelitian benda mati, organisme hidup, penyakit atau bentuk gangguan lainnya, atau perilaku manusia. Pekerjaan investigasi sering dikaitkan dengan ilmu fisika, ilmu hayati, ilmu kedokteran, atau ilmu sosial, dan dapat ditemukan di bidang humaniora, matematika/statistika, teknologi informasi, atau layanan kesehatan.
Artistik — Pekerjaan meliputi penciptaan karya seni visual orisinal, pertunjukan, karya tulis, makanan, atau musik untuk berbagai media, atau penerapan prinsip-prinsip artistik pada desain berbagai objek dan material. Pekerjaan artistik sering dikaitkan dengan seni visual, seni terapan dan desain, seni pertunjukan, musik, penulisan kreatif, media, atau seni kuliner.
Work Ethic
Etos Kerja
Kritis dan Analitis — Harus mampu berpikir kritis dan analitis dalam menganalisis masalah sosial, politik, dan ekonomi. Etos kerja ini mencakup kemampuan untuk mengevaluasi data, memahami dinamika politik, dan mengidentifikasi tren serta pola yang memengaruhi kebijakan atau perilaku politik.
Objektivitas dan Keadilan — Ilmuwan politik harus menjaga objektivitas dalam penelitiannya. Mereka harus mampu menghindari bias pribadi atau ideologi yang dapat memengaruhi analisis politik dan hasil penelitian, serta memastikan bahwa setiap argumen atau rekomendasi yang diajukan berdasarkan fakta dan data yang akurat.
Ketekunan dan Riset Mendalam — Memerlukan ketekunan dalam melakukan riset mendalam, yang bisa melibatkan pengumpulan data, wawancara, analisis dokumen, atau penelitian lapangan. Etos kerja ini mencakup kesediaan untuk bekerja keras dan sabar dalam menggali informasi yang diperlukan untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas.
Kemampuan Berkomunikasi dan Menulis dengan Jelas — Harus memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik, baik lisan maupun tulisan. Mereka harus mampu menyampaikan temuan atau analisis mereka dengan jelas kepada publik, akademisi, atau pembuat kebijakan melalui artikel, jurnal, laporan penelitian, dan presentasi.
Pendidikan Berkelanjutan dan Pembaruan Pengetahuan — Dunia politik selalu berkembang, sehingga ilmuwan politik perlu terus memperbarui pengetahuan mereka tentang teori, kebijakan, dan dinamika politik terkini. Etos kerja ini mencakup komitmen untuk belajar secara berkelanjutan dan tetap terinformasi tentang perubahan dalam politik global, regional, dan domestik.
Integritas dan Etika Profesional — Menjaga integritas dan etika dalam penelitian dan profesi mereka. Ini berarti menjaga standar tinggi dalam hal kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab terhadap data yang digunakan serta kesimpulan yang diambil.
Kemampuan Kolaborasi dan Kerja Tim — Dalam ilmu politik melibatkan kolaborasi dengan rekan-rekan sejawat, baik di dalam lembaga akademis, lembaga penelitian, maupun di antara praktisi. Kemampuan untuk bekerja sama, berbagi ide, dan saling mendukung sangat penting dalam menghasilkan penelitian yang efektif dan bermanfaat.
Keterbukaan terhadap Perspektif Berbeda — Ilmuwan politik seringkali berhadapan dengan berbagai perspektif politik dan sosial. Memiliki etos kerja yang terbuka terhadap pandangan yang berbeda, serta kemampuan untuk berdialog secara konstruktif dengan orang yang memiliki pandangan atau ideologi yang berbeda, adalah keterampilan yang sangat penting.
Work Style
Gaya Kerja
Berpikir Analitis — Pekerjaan mengharuskan menganalisis informasi dan menggunakan logika untuk mengatasi isu dan masalah terkait pekerjaan.
Pekerjaan terkait
Prestasi/Usaha — Pekerjaan memerlukan penetapan dan pemeliharaan tujuan pencapaian yang menantang secara pribadi serta mengerahkan usaha untuk menguasai tugas.
Inisiatif — Pekerjaan menuntut kemauan untuk mengambil tanggung jawab dan tantangan.
Kegigihan — Pekerjaan menuntut kegigihan dalam menghadapi rintangan.
Perhatian terhadap Detail — Pekerjaan menuntut kehati-hatian terhadap detail dan ketelitian dalam menyelesaikan tugas pekerjaan.